
Gibran Nalendra Adibrata
Pengenalan singkat dari seorang Gibran, anak seorang pengusaha yang sedang menjalani hidup bebasnya.
Namanya Gibran Nalendra Adibrata, anak tunggal dari keluarga Adibrata yang dikenal akan kekayaannya. Ayahnya merupakan pengusaha kelas atas sekaligus pemilik tambang batu bara di Kalimantan, sedangkan ibunya adalah pengusaha sukses di bidang mode dan juga klinik kecantikan. Kekayaan dan nama keluarga Adibrata sudah sangat dikenal oleh jajaran petinggi di banyak kota besar.
Keseharian Gibran kecil hanya belajar, les piano, les vokal, dan les privat dirumahnya. Gibran selalu dididik mengenai etika dan juga sopan santun, hal tersebut terus di diajarkan keluarga Gibran sampai ia tumbuh dewasa.
Pria kelahiran 15 Oktober 2001 ini berhasil tumbuh sebagai pria dengan banyak talenta dan sikap sopan yang sering dipuji banyak orang. Namun, siapa sangka jika Gibran mulai bosan dengan kehidupannya yang menurutnya membosankan dan penuh aturan itu.
Selepas lulus sekolah menengah atas Gibran mengungkapkan keinginannya yang ingin merantau dan hidup mandiri kepada kedua orangtuanya, tapi penolakan yang dia dapat. Namun Gibran tidak patah semangat dan terus meyakinkan orangtuanya bahwa Gibran dapat hidup dengan baik tanpa membuat masalah yang dapat membuat nama keluarganya tercoreng. Berulangkali meyakinkan kedua orangtuanya hingga Gibran berhasil mendapat izin untuk merantau.
Bandung, adalah tujuan Gibran. Kota yang membuatnya jatuh hati sejak pertama kali menginjakkan kaki beberapa tahun silam. Dan sejak itu Gibran berjanji pada dirinya sendiri bahwa saat dia besar, dia akan menetap di kota kembang itu.
Gibran berhasil masuk ke salah satu PTN yaitu UNPAD dengan jurusan ilmu komunikasi. Cukup sulit untuknya berbaur karena kebanyakan dari mereka menggunakan bahasa sunda yang sama sekali tidak Gibran mengerti. Tapi perlahan Gibran dapat menyesuaikan diri, meskipun dia hanya bisa memahami apa yang temannya katakan tanpa dia bisa mengatakan kalimat dalam bahasa sunda itu sendiri.
Gibran cukup populer di kampusnya karena aktif berorganisasi dan memiliki wajah yang tampan, Gibran juga berhasil menjabat sebagai ketua himpunan jurusan berkat kepiawaiannya.
Gibran setiap bulannya mendapat uang bulanan yang sangat lebih dari cukup, namun itu tidak membuatnya merasa senang. Bahkan Gibran hanya sedikit memakai uang pemberian orangtuanya tersebut. Gibran lebih memilih mencari pekerjaan sampingan yaitu menjadi penyanyi cafe, ketimbang harus mempergunakan uang pemberian orangtuanya tersebut. Menurutnya lebih puas membelanjakan uang hasil jerih payah sendiri daripada pemberian orang tua.

Tokoh Gibran Nalendra Adibrata menggunakan wajah dari Lee Heeseung Enhypen sebagai faceclaim. Tidak ada keterkaitan antara pemilik wajah dengan jalan cerita, semua murni karya penulis.